Benarkah Warna Urine Menjadi Indikator Kesehatan Ginjal? Simak Faktanya
27 Januari 2023
Ilustrasi |shutterstock image
KlikQu - Seringkali disepelekan, nyatanya warna urine memiliki makna yang sangat berharga sebagai indikator kesehatan alami manusia. Warna urine yang normal menurut beberapa penelitian ialah kuning pucat dan bening, tergantung hidrasi di dalam tubuh. Lantas apakah ada kaitannya warna urine dengan kesehatan organ dalam seperti ginjal?
Ahli Ginjal dan Hipertensi dr. Agung Tresna, SpPD-KGH menjelaskan seseroang yang memiliki warna urine berbeda dari keadaan normal tidak perlu khawatir berlebihan karena hal itu belum tentu mengindikasikan adanya gangguan pada ginjal. Menurutnya untuk memastikan hal tersebut, sebaiknya segeralah pergi ke dokter untuk diperiksa lebih lanjut.
"Jadi ketika Anda mengalami warna kencing yang berbeda dari biasanya datang ke dokter untuk konsultasi daripada kita mikir yang enggak-enggak," kata dr. Agung, Rabu (17/1).
dr. Agung berujar, ketika seseorang mengalami buang air seni dengan warna merah terdapat beberapa indikasi yang terjadi. Seperti, warna darah tersebut bisa karena adanya pendarahan atau bilirubin di dalam darah sehingga warna urine tampak seperti coca colla. Adapun indikasi dari warna merah tersebut bisa jadi karena adanya gangguan pada liver.
Dalam beberapa kasus, terdapat pula warna urine hijau. Besar kemungkinan hal ini terjadi akibat adanya infeksi di saluran kemih karena kuman gram negatif. Sementara warna biru atau oranye bisa saja terjadi karena sedang mengkonsumsi obat-obatan tertentu.
Meskipun begitu, memang ada tanda-tanda yang secara kasat mata diberitahukan urine ketika ginjal sedang bermasalah. Sebagai contoh, jika ada masalah pada ginjal, biasanya urine akan mengeluarkan busa—karena terjadi adanya kebocoran protein dari ginal.
Pun, memang perlu diwaspadai ketika warna urine gelap seperti ungu, merah, dan cokelat bisa menjadi indikasi awal terjadinya masalah pada ginjal. Perubahan warn aitu dikarenakan kadar protein dan gula di dalam tubuh yang tidak normal sehingga menyebabkan tingginya sel darah merah dan putih. Partikel tersebut akan membentuk tabung yang biasa disebut gips seluler.
Jika urine bewarna cokelat dan tubuh merasa tidak sedang dehidrasi bisa menjadi sebuah pertanda penyakit ginjal. Dimana warna tersebut dikarenakan ginjal sudah mengalami penurunan fungsi.
Pada dasarnya, urine memang bisa menjadi indikator kesehatan ginjal manusia. Akan tetapi masyarakat tidak perlu terlampau khawatir jika mengalami kejadian tersebut. Jika dibutuhkan dan ingin mendapatkan penjelaskan lebih komprehensif sebaiknya segeralah pergi ke pusat kesehatan agar mendapatkan tindak lanjut. (ATR)